"Kami Berlebaran dengan Pemadaman Api Karhutla, Lebaran Hari Pertama dan Kedua Ini Masih di Lokasi"

 

 

PEKANBARU, - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Riau, belum terkendalikan. Terhitung sudah lima hari, pemadaman dilakukan tim gabungan dari TNI, Polri, Manggala Agni, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). 

Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto menyebut, lokasi karhutla ini mencakup wilayah Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis.

"Lokasi kebakaran saat ini, separuh wilayah Dumai dan separuh lagi masuk wilayah Bengkalis," kata Nurhadi melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com dari Kabid Humas Polda Riau, Kombes Nandang Mu'min Wijaya, Minggu (23/4/2023).

Dia mengatakan, pemadaman terus dilakukan meski dalam suasana hari raya Idul Fitri. Petugas bahu membahu mematikan satu persatu titik api, yang mengeluarkan asap.

Bahkan, kata Nurhadi, warga cukup antusias membantu petugas berjuang mematikan api. "Ada ratusan warga yang ikut membantu pemadaman," sebut Nurhadi. 

Menurutnya, kendala dalam pemadaman titik api adalah sumber air cukup jauh dari lokasi kebakaran. Selain itu, asap pekat juga menghambat kerja petugas. 

"Kendala yang ada di lapangan tidak menyurutkan semangat tim bekerja memadamkan api," kata Nurhadi.

Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro mengatakan bahwa dirinya bersama anggotanya menghabiskan momen Lebarandi lokasi karhutla. 

Dia menyebut, lokasi karhutla di Kabupaten Bengkalis terdapat di Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana. Daerah ini berbatasan dengan Kecamatan Medang Kampai, Dumai.

"Kami berlebaran dengan pemadaman api karhutla. Lebaran hari pertama dan kedua ini masih di lokasi," ungkapnya.  

Dia mengatakan pihaknya terus berusaha memadamkan karhutla agar asap tidak mengganggu masyarakat yang sedang merayakan Idul Fitri.

"Ini adalah bentuk tanggungjawab kami bahwa negara hadir untuk menjaga warga dari asap karhutla. Jangan sampai warga yang merayakan Idul Fitri terganggu karena kabut asap karhutla," ucap Bimo. 

Bimo bilang, petugas yang berlebaran di lokasi karhutla tidak hanya dari Polres Dumai dan Polres Bengkalis. Namun, sejumlah anggota Polda Riau dan anggota Brimob di Pekanbaru juga turun memadamkan api ke dua wilayah tersebut.

"Tim dari Polda Riau juga turun membantu pemadaman karhutla di Dumai dan Bengkalis," sebut Bimo.

Menurut Karo Ops Polda Riau Kombes R Kasero Manggolo, pemadaman karhutla melibatkan ratusan personel gabungan. Mulai dari Polri, TNI AD, TNI AU, Manggala Agni, BPBD dibantu warga setempat. 

"Ada ratusan personel yang dikerahkan untuk pemadaman karhutla di Dumai dan Bengkalis," sebut Kasero. 

Sementara itu, terkait pelaku pembakar hutan dan lahan, Kasero mengatakan bahwa polisi tengah melakukan penyelidikan. 

"Kita akan tetap memburu pelaku pembakar lahan ini. Direktorat Reserse Kriminal khusus Polda Riau sedang bekerja mengungkap kasus ini," tegas Kasero. 

Sebagaimana diketahui, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Riau, terjadi sejak Rabu (18/4/2023).

Parahnya kebakaran lahan gambut itu, membuat kabut asap sudah menyelimuti sebagian Kota Dumai. Upaya pemadaman masih terus dilakukan tim Satgas Karhutla. 

Sejauh ini, belum dapat diperkirakan berapa luas hutan dan lahan yang terbakar. Petugas masih fokus pemadaman, agar tidak semakin meluas.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama