Hindari Teror KKB, Warga Sejumlah Kampung Mengungsi ke Distrik Kenyam




Jayapura - Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri mengakuinya eksodusnya warga sejumlah kampung di Nduga ke Kenyam, ibu kota kabupaten itu akibat takut diteror kelompok kriminal bersenjata (KKB).


Irjen Fakhiri menyebut TNI/Polri bersama Pemkab Nduga telah meminta warga untuk sementara bermukim di Kenyam guna mengantisipasi gangguan keamanan.


Hal itu dilakukan seiring dengan upaya pembebasan pilot Susi Air yang disandera KKB.


Namun, jenderal bintang dua Polri itu membantah ada pemaksaan terhadap warga untuk meninggalkan kampung mereka.


Fakhiri menyebut masyarakat meninggalkan kampung ke Kenyam atas kesadaran mereka yang takut diganggu KKB yang sering melancarkan teror.


Dia menyebut masyarakat merasa takut sehingga rela berjalan kaki selama beberapa hari sebelum akhirnya mereka ditolong aparat keamanan.


"Anggota KKB juga sering kali mengganggu masyarakat sehingga mereka mengalami ketakutan," kata Irjen Fakhiri.


Menurut dia, kebutuhan masyarakat sejumlah kampung yang berada di Kenyam dibantu Pemkab Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.


Terkait upaya pembebasan ?pilot Susi Air yang berkebangsaan Sel?andia Baru, irjen Fakhiri mengatakan saat ini upaya penyelamatan terus berlangsung dengan melibatkan tokoh masyarakat setempat.


"Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat segera dibebaskan dalam keadaan sehat walafiat," kata Irjen Fakhiri.


Pilot Susi Air Philip disandera KKB sejak 7 Februari lalu setelah mendaratkan pesawatnya di Paro, Kabupaten Nduga.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama